dalam
Ruang AUTISME
“My autism is the reason I’m in college and successful. It’s the reason I’m good in math and science. It’s the reason I care,”

Masyarakat awam mungkin
sudah sangat familiar dengan gejala autisme, atau biasa disebut dengan Autism Spectrum Disorder. Sering kali
masyarakat menggambarkan para penderita autis adalah orang yang cerdas atau
bahkan genius, baik dalam hal berhitung, berlogika, atau membuat sebuah karya
seni dengan detail yang rumit.Kalian tau gak sih siapa itu Sir Ishac Newton, Mozart, atau Albert Einsten?. Pasti tahu dong. Yap, benar sekali! Mereka adalah para tokoh dunia yang memiliki kecerdasan luar biasa. Namun, tahukah kalian kalau mereka adalah penderita autisme?
Dari situ deh akhirnya masyarakat atau para netizen membangun kesimpulan bahwa orang dengan autisme biasanya cerdas dan sangat berbakat dalam suatu bidang tertentu.
➼Apasih yang membuat otak pengidap autisme
berbeda dengan orang lain?
Menurut Sastra (2011:133), autisme adalah gangguan perkembangan pada otak yang dapat menghambat jalur kelancaran berkomunikasi dan berinteraksi. Selain mengalami hambatan, reaksi yang diberikan para penderita pun berbeda.
Nah, karena luasanya perbedaan spectrum error yang sangat luas, setiap pengidap autisme akan menunjukkan reaksi, tingkah laku, dan symptoms(gejala) yang berbeda-beda pula.
Menurut Sastra (2011:133), autisme adalah gangguan perkembangan pada otak yang dapat menghambat jalur kelancaran berkomunikasi dan berinteraksi. Selain mengalami hambatan, reaksi yang diberikan para penderita pun berbeda.
Nah, karena luasanya perbedaan spectrum error yang sangat luas, setiap pengidap autisme akan menunjukkan reaksi, tingkah laku, dan symptoms(gejala) yang berbeda-beda pula.
Berkaitan dengan kutipan yang terdapat pada artikel ini, saya pernah
mengunjuki sebuah Sekolah Luar Biasa di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Saya
melihat langsung bagaimana mere bertingkah laku, berkomunikasi, dan memang
terlihat seperti para penderita autisme itu memiliki “dunianya sendiri”.
Menurut buku karya Mirza Maulana berjudul Anak Autis , pertumbuhan sel otak yang
terhambat biasanya disebabkan oleh inveksi virus seperti rubella,
toxoplasmosis, herpes, dan penutrisian yang buruk, sehingga membuat fungsi
koneksi otak pada bayi yang dikandung menjadi terganggu (Maulana, 2007:19)

➼Misteriusnya pola pikir autisme Jalur misterius apa ya yang ada di pola pikir para penderita autis?. Yuk kita simak!.
Karena terjadi sebuah hambatan pada koneksi otak, tentu para penderita autisme memiliki cara berpikir yang berbeda. Namun, perbedaan tersebut tidak hanya menjadi sebuah gangguan, hal tersebut malah menjadikan para penderita autis memiliki daya ingat yang tajam. Tetapi karena gangguan koneksi pada bagian otak, membuat mereka merasa kesulitan terhadap respon emosi apa yang mereka harus berikan, apakah sedih, senang, atau marah.
Tau gak sih kalian, kalau di dalam otak manusia terdapat bagian
yang berfungsi untuk mengatur emosi dan perasaan seseorang? Nah, itu dia yang
dinamakan lobus frontal. Pada
penderita autis, bagian ini mengalami gangguan sehingga akan fungsi dari lobus frontal juga ikut terganggu Itulah
yang menyebabkan para penderita autis kesulitan untuk menentukan respon emosi apa
sih yang harus mereka berikan.
“Sejak Naufal duduk di kelas 5 SD,
kemampuan berhitungnya sangat cepat”, kata orang tua Naufal, penderita autisme.
Akirnya Naufal diikut sertakan berbagai olimpiade, khusus nya matematika. Dari
hal tersebut menggambarkan, kemahiran para penderita autisme seharusnya bisa
dikembangkan dengan baik, bukan malah menjadi penghalang untuk berprestasi.
Kok
bisa gitu sih?. Jadi gini
teman-teman, kemahiran dan kecerdasan kognitif mereka berada di atas rata-rata.
Selain itu, karena perluasan imajinasi yang berkembang pesat, mereka dapat
dengan mudah menyimpannya diingatan mereka, contohnya seperti rumitnya rumus
matematika.
➼Lalu mengapa kebanyakan autisme
itu cerdas dan genius?
Setelah membaca tulisan diatas, Anda pun mungkin mulai
bertanya-tanya. Lalu apa sih yang
membuat penderita menjadi cerdas?
Banyak studi yang telah dilakukan untuk mencari tahu apakah semua penderita autisme memiliki potensi untuk menjadi genius man?.
Ada beberapa faktor yang disepakati oleh para peneliti ngenai alasan mengapa banyak orang dengan autisme memiliki tingkat kecerdasan yang mengagumkan.
1. Konsentrasi Mereka Tinggi Banget, Lho!
Zidan, temanku yang menjadi salah satu penderita autisme. Dia sangat mahir sekali bermain game yang membutuhkan konsentrasi tinggi untuk memenangkan game tersebut dengan cepat.
Hal diatas dapat terjadi karena autisme mampu menjaga fokus dan konsentrasi mereka terhadap satu hal tertentu, sehingga mereka dapat dengan mudah mengarahkan gerak konsentrasi tersebut .
Zidan, temanku yang menjadi salah satu penderita autisme. Dia sangat mahir sekali bermain game yang membutuhkan konsentrasi tinggi untuk memenangkan game tersebut dengan cepat.
Hal diatas dapat terjadi karena autisme mampu menjaga fokus dan konsentrasi mereka terhadap satu hal tertentu, sehingga mereka dapat dengan mudah mengarahkan gerak konsentrasi tersebut .
2. Daya Ingat Setajam Silet
Ada satu kisah dari murid autis di tempat ibuku bekerja. Pada saat liburan, murid ibuku dan keluarganya pergi ke daerah Puncak, Bogor. Karena jalan yang berliku membuat si pengendara menjadi lupa arah jalan pulang. Namun ajaibnya, murid ibuku yang merupakan autisme masih sangat hafal arah tersebut, bahkan dia hafal ada berapa banyak penjual jagung disekitar jalan tersebut.
Pengidap autisme bisa dengan mudah mengingat hal-hal yang pernah ditemuinya karena mereka merekam setiap kejadian dengan sangat rinci dan terstruktur.
Ada satu kisah dari murid autis di tempat ibuku bekerja. Pada saat liburan, murid ibuku dan keluarganya pergi ke daerah Puncak, Bogor. Karena jalan yang berliku membuat si pengendara menjadi lupa arah jalan pulang. Namun ajaibnya, murid ibuku yang merupakan autisme masih sangat hafal arah tersebut, bahkan dia hafal ada berapa banyak penjual jagung disekitar jalan tersebut.
Pengidap autisme bisa dengan mudah mengingat hal-hal yang pernah ditemuinya karena mereka merekam setiap kejadian dengan sangat rinci dan terstruktur.
3. Sangat Memerhatikan Detail alias Kepo
“Ih.. Kepo banget sih ni orang..”,itulah mungkin yang akan kamu ucapkan ketika kamu sedang bermain gadget didekat penderita. Karena mereka selalu merasa penasran dengan hal yang baru mereka lihat. Bahkan, mereka bisa sampai merebut HP mu, lho!. Karena bagi mereka, tidak ada detail yang terlalu kecil untuk diamati.
“Ih.. Kepo banget sih ni orang..”,itulah mungkin yang akan kamu ucapkan ketika kamu sedang bermain gadget didekat penderita. Karena mereka selalu merasa penasran dengan hal yang baru mereka lihat. Bahkan, mereka bisa sampai merebut HP mu, lho!. Karena bagi mereka, tidak ada detail yang terlalu kecil untuk diamati.
NAH! Begitulah penjelasan mengenai “Gerak Genius dalam Ruang Autisme”, bagaimana sebuah
kecerdasan dan kegeniusan seorang penderita autisme dapat terjadi bukan semata-mata
mereka mengidap gejala tersebut, tapi memang itu semua terjadi karena mereka
memiliki sebuah special spectrum dalam
otak mereka yang dapat menjadikan mereka lebih cerdas dari orang kebanyakan.

✦MIDNIGHT SUN
✦MY GIRL(1991)
✦MONA LISA SMILE
0 coment�rios:
Post a Comment